Sunday, September 24, 2017

Sejarah Dan Perkembangan AI


Pengertian Artificial Intelligence - Artificial Intelligence adalah/ Artificial Intelligence yaitu/ Artificial Intelligence merupakan/ yang dimaksud Artificial Intelligence / arti Artificial Intelligence / definisi Artificial Intelligence.


Artificial Intelligence atau AI dalam bahasa Indonesia artinya Kecerdasan Buatan yaitu kecerdasan yang ditunjukkan oleh suatu entitas ilmiah. Kecerdasan dibuat dan dimasukkan ke dalam suatu mesin/ komputer supaya bisa melakukan pekerjaan seperti yang bisa dikerjakan oleh manusia. Contohnya adalah kemampuan untuk menjawab diagnosa dan pertanyaan pelanggan, perencanaan dan penjadwalan, pengendalian, serta pengenalan tulisan tangan, suara dan wajah. Hal-hal seperti itu telah menjadi disiplin ilmu tersendiri, yang memusatkan perhatian pada penyediaan solusi masalah di kehidupan yang nyata. Terdapat macam-macam bidang yang menggunakan kecerdasan buatan diantaranya yaitu: game komputer, sistem pakar, jaringan syaraf tiruan, logika fuzzy dan robotika.


Sejarah
Istilah AI pertama kali dikemukakan pada tahun 1956 di Konferensi Darthmouth. Sejak saat itu, AI terus dikembangkan sebab berbagai penelitian mengenai teori-teori dan prinsip-prinsipnya juga terus berkembang. Meskipun istilah AI baru muncul tahun 1956, tetapi teori-teori yan gmengarah ke AI sudah muncul sejak tahun 1941. Berikut tahapan-tahapan sejarah perkembangan AI :

 Era Komputer Elektronik (1941)
Pada tahun 1941 telah ditemukan alat penyimpanan dan pemrosesan informasi. Penemuan tersebut dinamakan komputer elektronik yang dikembangkan di USA dan Jerman. Komputer pertama ini memerlukan ruangan yang luas dan ruang AC yang terpisah. Saat itu komputer melibatkan konfigurasi ribuan kabel untuk menjalankan suatu program. Hal ini sangat merepotkan para programmer.

Pada tahun 1949, berhasil dibuat komputer yang mampu menyimpan program sehingga membuat pekerjaan untuk memasukkan program menjadi lebih mudah. Penemuan ini menjadi dasar pengembangan program yang mengarah ke AI.

Masa - Masa Persiapan AI (1943 - 1956 )
Pada tahun 1943, Warren McCulloch dan Walter Pitt mengemukakan tiga hal : pengetahuan fisiologi dasar dan fungsi sel syaraf dalam otak, analisa formal tentang logika proposisi, dan teori komputasi Turing. Mereka berhasil membuat suatu model sel syaraf tiruan di mana setiap sel syaraf digambarkan sebagai ‘on’ dan ‘off’. Mereka menunjukkan bahwa setiap fungsi dapat dihitung dengan suatu jaringan sel syaraf dan bahwa semua hubungan logis dapat diimplementasikan dengan struktur jaringan yang sederhana.

Pada tahun 1950, Nobert Wiener membuat penelitian mengenai prinsip-prinsip teori feedback. Contoh yang terkenal adalah thermostat. Penemuan ini juga merupakan awal dari perkembangan AI.

Pada tahun 1956, John McCarthy meyakinkan Minsky, Claude Shannon dan Nathaniel Rochester untuk membantunya melakukan penelitian dalam bidan Otomata, Jaringan Syaraf dan pembelajaran intelijensia. Mereka mengerjakan proyek ini selama 2 bulan di Dartsmouth. Hasilnya adalah program yang mampu berpikir non-numerik dan menyelesaikan masalah pemikira, yang dinamakan Principia Mathematica. Hal ini menjadikan McCarthy disebut sebagai Father of AI (Bapak AI).

Awal Perkembangan AI ( 1952 - 1969 )
Pada tahun-tahun pertama perkembangannya, AI mengalami banyak kesuksesan. Diawali dengan kesuksesan Newell dan Simon dengan ssebuah program yang disebut General Problem Solver. Program ini dirancang untuk memulai penyelesaian masalah secara manusiawi.

Pada tahun 1958, McCarthy di MIT AI Lab Memo No.1 mendefinisikan bahasa pemrograman tingkat tinggi yaiyu LISP, yang sekarang mendominasi pembuatan program-pogram AI. Kemudian, McCarthy membuat program yang dinamakan Programs with Common Sense. Di dalam program tersebut, dibuat rancangan untuk menggunakan pengetahuan dalam mencari solusi.

Pada tahun 1959, Nathaniel Rochester dari IBM dan mahasiswa-mahasiswanya mengeluarkan program AI yaitu Geometry Theorm Prover. Program ini dapat mengeluarkan suatu teorema menggunakan aksioma-aksioma yang ada.

Pada tahun 1963, program yang dibuat James Slagle mampu menyelesaikan masalah integral tertutup untuk mata kuliah Kalkulus.

Pada tahun 1986, program analogi buatan Tom Evan menyelesaikan masalah analogi geometris yang ada pada tes IQ.
Perkembangan AI Melambat ( 1966 - 1974 )
Perkembangan AI melambat disebabkan adanya 3 kesulitan utama yang dihadapi AI, yaitu :
  • Program-program AI yang bermunculan hanya mengandung sedikit atau bahkan tidak mengandung sama sekali pengetahuan (knowledge) pada subjeknya. Programm-program AI berhasil hanya karena manipulasi sederhana. Sebagai contoh adalah Weizenbaum’s ELIZA program (1965) yang dapat melakukan percakapan serius pada berbagai topic, sebenarnya hanyalah peminjaman manipulasi kalimat-kalimat yang diketikkan manusia.
  • Banyak masalah yang harus diselesaikan oleh AI.
  • Ada beberapa batasan pada struktur dasar yang digunakan untuk menghasilkan perilaku intelijensia.

Sistem Berbasis Pengetahuan ( 1969 - 1979 )
Pengetahuan adalah kekuatan pendukung AI. Hal ini dibuktikan dengan program yang dibuat oleh Ed Feingenbaum, Bruce Buchanan dan Joshua Lederberg yang membuat program untuk memecahkan masalah struktur molekul dari informasi yang didapatkan dari spectrometer massa. Program ini dinamakan Dendral Programs yang berfokus pada segi pengetahuan kimia. Dari segi diagnose medis juga sudah ada yang menemukannya, yaitu Sau Amarel dalam proyek Computer in Biomedicine. Proyek ini diawali keinginan untuk mendapatkan diagnose penyakit berdasarkan pengetahuan yang ada pada mekanisme penyebab proses penyakit.

AI Menjadi Sebuah Industri ( 1980 - 1988 )
Industrialisasi AI diawali dengan ditemukannya system pakar yang dinamakan R1 yang mampu mengkonfigurasi system-sistem computer baru. Program tersebut mulai dioperasikan di Digital Equipment Corporation (DEC), McDermott, pada tahun 1982.

Pada tahun 1986, R1 telah berhasil menghemat US$ 40 juta per tahun.

Pada tahun 1988, kelompok AI di DEC menjalankan 40 sistem pakar. Hampir semua perusahaan besar di USA mempunyai divisi AI. Sehingga perusahaan yang sejak tahun 1982 hanya menghasilkan beberapa juta US dolar per tahun meningkat menjadi 2 milyar US dolar per tahun pada tahun 1988.
Kembalinya Jaringan Syaraf Tiruan ( 1986 - Sekarang )
Meskipun bidang ilmu computer menolak jaringan syaraf tiruan setelah diterbitkannya buku “Perceptrons” karangan Minsky dan Papert, tetapi para ilmuwan masih mempelajari bidang ilmu tersebut dari sudut pandang yang lain yaitu fisika. Para ahli fisika seperti Hopfield (1982) menggunakan teknik-teknik mekanika statistika untuk menganalisa sifat-sifat pentimpanan dan optimasi pada jaringan syaraf. Para ahli psikologi, David Rumelhart dan Geoff Hinton, melanjutkan penelitian mengenai model jaringan syaraf tiruan pada memori.

Pada tahun 1985-an setidaknya empat kelompok riset menemukan kembali algoritma belajar propagasi balik (Black-Propagation Learning). Algoritma ini berhasil diimplementasikan ke dalam bidang ilmu computer dan psikologi.

AI Saat Ini 
Dengan semakin pesatnya perkembangan hardware dan software, berbagai produk AI telah berhasil dibangun dn digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Di sini, produk-produk tersebut dikelompokkan ke dalam empat teknik yang ada di AI, yaitu searching, reasoning, planning, dan learning.







Contoh Penerapan Kecerdasan buatan (AI) dalam kehidupan 

1. Natural Language Processing (NLP)
NLP mempelajari bagaimana bahasa alami itu diolah sedemikian hingga user dapat berkomunikasi dengan komputer. Konsentrasi ilmu ini adalah interaksi antara komputer dengan bahasa natural yang digunakan manusia, yakni bagaimana komputer melakukan ekstraksi informasi dari input yang berupa natural language dan atau menghasilkan output yang juga berupa natural language, misalnya pada system Automated online assistant seperti gambar 1.1 dan deteksi email spam yang cerdas.


2.  Computer Vision
Cabang ilmu ini erat kaitannya dengan pembangunan arti/makna dari image ke obyek secara fisik. Yang dibutuhkan didalamnya adalah metode-metode untuk memperoleh, melakukan proses, menganalisa dan memahami image. Apabila cabang ilmu ini dikombinasikan dengan Artificial Intelligence secara umum akan mampu menghasilkan sebuah visual intelligence system. Akuisisi dan pemrosesan informasi berupa vision dapat ditampilkan pada gambar 1.2

3. Robotika dan Sistem Navigasi
Bidang ilmu inilah yang mempelajari bagaimana merancang robot yang berguna bagi industry dan mampu membantu manusia, bahkan yang nantinya bisa menggantikan fungsi manusia. Robot mampu melakukan beberapa task dengan berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Untuk melakukan hal tersebut, robot diperlengkapi dengan actuator  seperti lengan, roda, kaki, dll. Kemudian, robot juga diperlengkapi dengan sensor, yang memampukan mereka untuk menerima dan bereaksi terhadap environment mereka Al-Jajari (1136-1206) seorang ilmuwan Islam pada dinasti Artuqid yang dianggap pertama kali menciptakan robot humanoid dimana berfungsi sebagai 4 musisi, hebat kan? Bahkan pada tahun 1796 sudah dihasilkan boneka mekanik bernama Karakuri yang mampu menuangkan air teh atau menulis karakter Kanji yang dibuat oleh Hisashige Tanaka.
4. Game Playing
Bidang ilmu inilah yang mempelajari bagaimana merancang robot yang berguna bagi industry dan mampu membantu manusia, bahkan yang nantinya bisa menggantikan fungsi manusia. Robot mampu melakukan beberapa task dengan berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Untuk melakukan hal tersebut, robot diperlengkapi dengan actuator  seperti lengan, roda, kaki, dll. Kemudian, robot juga diperlengkapi dengan sensor, yang memampukan mereka untuk menerima dan bereaksi terhadap environment mereka Al-Jajari (1136-1206) seorang ilmuwan Islam pada dinasti Artuqid yang dianggap pertama kali menciptakan robot humanoid dimana berfungsi sebagai 4 musisi, hebat kan? Bahkan pada tahun 1796 sudah dihasilkan boneka mekanik bernama Karakuri yang mampu menuangkan air teh atau menulis karakter Kanji yang dibuat oleh Hisashige Tanaka.
5. Sistem Pakar
Bidang ilmu ini mempelajari bagaimana membangun sistem atau komputer yang memiliki keahlian untuk memecahkan masalah dan menggunakan penalaran dengan meniru atau mengadopsi keahlian yang dimiliki oleh pakar. Dengan sistem ini, permasalahan yang seharusnya hanya bisa diselesaikan oleh para pakar/ahli, dapat diselesaikan oleh orang biasa/awam. Sedangkan, untuk para ahli, sistem pakar juga akan membantu aktivitas mereka sebagai asisten yang seolah-olah sudah mempunyai banyak pengalaman.Sedangkan definisi lain dari  sistem pakar adalah sistem berbasis komputer yang menurut Turban.



 



SUMBER:









Friday, July 7, 2017

Manajemen Layanan Sistem Informasi

  • ·       Pengertian


Apa sih itu Manajemen Layanan Sistem Informasi ??? yaitu salah satu metode cara mengelola sistem Teknologi Informasi secara terpusat/menyeluruh terhadap bisnis. Ada juga yang mengatakan Manajemen Layanan SIstem Informasi adalah manajemen yang melakukan pelayanan dalam suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian.Manajemen Layanan SI mengacu pada pelaksanaan dan pengelolaan kualitas layanan TI yang memenuhi kebutuhan bisnis. Layanan manajemen TI dilakukan oleh penyedia layanan TI melalui kombinasi yang tepat dari teknologi, manusia, proses dan informasi. 
Ya seperti itulah banyak sekali artinya ITSM melalu berbagai sumber.


  •    Cara Kerja ITSM




Bagaiman cara ITSM bekerja ??? ITSM  itu umumnya berkaitan dengan masalah operasional manajemen teknologi informasi (kadang-kadang dikenal sebagai arsitektur operasi), dan tidak berurusan dengan perkembangan teknologi. Sebagai contoh, proses menulis perangkat lunak komputer untuk dijual, atau merancang sebuah mikroprosesor tidak akan menjadi fokus disiplin, namun yang menjadi perhatiannya adalah sistem komputer yang digunakan oleh pemasaran dan staf pengembangan bisnis di perusahaan baik berupa perangkat lunak dan atau perangkat kerasnya. Banyak perusahaan non-teknologi, seperti di industri keuangan, ritel, dan perjalanan, memiliki sistem teknologi informasi yang signifikan yang tidak mengenai kebutuhan pelanggannya.

  • ·         Metode yang digunakan Manajemen Layanan Sistem Informasi

Berikut ialah apa saja metode yang di gunakan  :
1.      Total Quality Manajemen (TQM) ialah strategi bagimana cara menanamkan kesadaran dan kualitas pada semua proses organisasi
2.      Six Sigma ialah Alat baru untuk menggantikan TQM sangat terfokus terhadap pengendalian kualitas dengan mendalami sistem produksi perusahaan secara keseluruhan. Tujuan nya itu untuk menghilangkan cacat produk dan memangkas pembuatan produk
3.      Business Process Management (BPM) ialah pendekatan manajemen holistic untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi bisnis seiring upaya untuk mencapai inovasi, fleksibilitas dan integrasi dengan teknologi.
4.    Capability Maturity Model Integration (CMMI) ialah pendekatan perbaikan proses yang memberikan unsur-unsur penting proses efektif bagi organisasi.

  • ·Kerangka Kerja atau FRAMEWORK pada Manajemen Layanan Sistem Informasi
Berikut ialah apa saja kerangka kerja yang di gunakan  :
  1.  ITIL atau Information Technology Infrastructure Libirary ialah suatu rangkaian atau suatu konsep teknik pengelola infrastruktur, pengembang, serta operasi teknologi informasi  
   





2.   Control Objectives for Information and Related Technology(COBIT) ialah pengendali Sistem Informasi dan dasar pengendali
3,      Software Maintenance Maturity Model

4.      PRM-IT  IBM’s Process Reference Model for IT

5.   Application Services Library (ASL) ialah kerangka kerja domain publik dari praktik terbaik yang digunakan untuk standarisasi proses dalam Aplikasi Manajemen, disiplin memproduksi dan memelihara sistem informasi dan aplikasi



6. Business Information Services Library (BISL) ialah kerangka kerja yang menggambarkan standar untuk proses dalam menajemen informasi bisnis di strategi, manajemen dan operasi tingkat

7.       Microsoft Operations Framework (MOF) ialah serangkaian cara/ panduan yang bertujuan  membantu teknologi informasi

8.      eSourcing Capability Model  for Service Providers (Escm-sp) daneSourcing Capability Model for Client Organizations (eSCM-CL) dariITSqc for Sourcing Management ialah kerangka kerja yang terbaik yang pernah di ciptakan ITSqc



SUMBER













Saturday, May 20, 2017

Tugas Pengertian Framework Manajemen SI dan Perbandingannya

MACAM MACAM :
1.   Information Technology Infrastructure Library (ITIL)
ITIL atau Information Technology Infrastructure Library adalah suatu rangkaian dengan konsep dan teknik pengelolaan infrastruktur, pengembangan, serta operasi teknologi informasi (TI). ITIL diterbitkan dalam suatu rangkaian buku yang masing-masing membahas suatu topik pengelolaan (TI). Nama ITIL dan IT Infrastructure Library merupakan merek dagang terdaftar dari Office of Government Commerce (OGC) Britania Raya.



2.   Control Objectives for Information and Related Technology(COBIT)
COBIT (Control Objectives for Information and Related Technology) merupakan audit sistem informasi dan dasar pengendalian yang dibuat olehInformation Systems Audit and Control Association (ISACA) dan IT Governance Institute (ITGI) pada tahun 1992.

3.   Business Information Services Library (BISL)
BiSL adalah standar domain publik sejak tahun 2005, diatur oleh Lembaga ASL BiSL (sebelumnya Lembaga ASL). Kerangka kerja ini menggambarkan standar untuk proses dalam manajemen informasi bisnis di strategi, manajemen dan operasi tingkat. [1] BiSL berkaitan erat dengan ITIL dan ASL kerangka, namun perbedaan utama antara kerangka kerja ini adalah bahwa ITIL dan ASL fokus pada pasokan sisi informasi (tujuan organisasi TI), sedangkan BiSL berfokus pada sisi permintaan (yang timbul dari organisasi pengguna akhir)

4.   Microsoft Operations Framework (MOF)
Microsoft Operations Framework (MOF) 4.0 adalah serangkaian panduan yang bertujuan membantu teknologi informasi (TI) profesional menetapkan dan menerapkan layanan yang handal dan hemat biaya.

5.   eSourcing Capability Model  for Service Providers (Escm-sp) daneSourcing Capability Model for Client Organizations (eSCM-CL) dariITSqc for Sourcing Management
eSourcing Capability Model  for Service Providers (eSCM-SP) adalah suatu kerangka kerja yang dikembangkan oleh ITSqc di Carnegie Mellon University. eSCM-SP adalah “praktek terbaik”

Perbandingan
·       COBIT VS ITIL
·        ITIL  lebih ke focus ke IT sedangkan COBIT lebih ke pandangan yang lebih menyeluruh
·        Salah satu kelebihan COBIT adalah adanya dukungan untuk melakukan audit dan evaluasi kinerja IT, dimana hal ini tidak didapatkan di dalam ITIL.
·        COBIT datang dengan assestment framework, training dan sertifikasinya pun dilengkapi dengan assessor program, assestment akan didasarkan capability dibandingan dengan tingkat maturity nya.
·        ITIL disisi lainnya memberikan nasehat detail bagaimana untuk melaksanakan proses yang ada didalam COBIT

·       BISL VS MOF

·        MOF mengelola manajemen operasional TI sedekemikian rupa sehingga bisnisnya dapat mengandalkan ketersediaan layanan yang tinggi, sementara BISL hanya berfokus pada sisi permintaan.
·        BISL memberikan atau memfasilitasi pamahanan dan komunikasi yang lebih baik, sementara MOF tidak terfokuskan dengan itu.

·        Escm-sp VS MOF

·        Escm bertujuan menyediakan klien dengan cara yang obyektif mengevaluasi kemampuan penyedia layanan


·        Pada MOF lebih menetapkan layanan dimana memberikan layanan yang handal, relevan dan praktis sementara BISL masih standar dalam melakukan proses layanannya.

Tuesday, April 18, 2017

Improving Information Technology Infrastructure

Library Service Delivery Using an Integrated Lean Six Sigma Framework: A Case Study in a Software Application Support Scenario

Kesimpulan:
Perlu dicatat bahwa isu-isu manajemen dalam memberikan layanan berbeda dari orang-orang dalam pembuatan ucts-produk. Metodologi proses seperti SEI-CMMI, dan ISO / IEC 20000, dan fokus Agile pada pengembangan perangkat lunak sedangkan ITIL adalah pendekatan definitif yang memfokuskan secara eksklusif pada Software Service Management. ITIL mendefinisikan metodologi proses sebagai salah satu praktek manajemen terbaik untuk perbaikan pelayanan yang berkesinambungan dengan fokus pada peningkatan kualitas, mengurangi biaya, meningkatkan efektivitas dan efisiensi layanan TI. ITIL dikembangkan oleh Pemerintah Inggris selama tahun 1980 berusaha untuk meningkatkan efisiensi, nilai dan keberhasilan dalam penyampaian program dan proyek di sektor publik. Selama bertahun-tahun, ITIL menjadi populer dan, nowa- hari, kredibilitasnya sangat diakui. Praktik yang selaras dan telah memberi kontribusi pada ISO 20000 standar Service Management, standar internasional pertama untuk ITSM .ITIL adalah bimbingan yang paling banyak diadopsi untuk ITSM di seluruh dunia. Ini adalah praktek terbaik non-eksklusif yang dapat disesuaikan untuk digunakan di semua bisnis dan organisasi lingkungan. Pusat proposisi nilai ITIL pada penyedia layanan TI (TI internal atau pemasok eksternal) memahami tujuan pelanggan bisnis dan prioritas, dan peran yang dimainkan layanan TI dalam memungkinkan tujuan tersebut harus dipenuhi. ITIL mengadopsi pendekatan 'siklus hidup' untuk layanan TI, dengan fokus pada praktek untuk strategi layanan, desain layanan, layanan transisi, operasi pelayanan dan con- peningkatan pelayanan tinual

Six Sigma dan TQM bisa saling melengkapi untuk mencapai keberhasilan organisasi dan mendapatkan keuntungan kompetitif. Meskipun ditemukan di Motorola, Six Sigma telah bereksperimen dengan oleh Sekutu Signal dan selanjutnya disempurnakan di General Electric (GE). Hari ini, Six Sigma juga secara luas ap- menghujani dengan proses non-manufaktur. Penghematan dari transaksional, dukungan, layanan dan sektor turing non-manufac lainnya yang signifikan [21]. Prinsip Six Sigma biasanya diterapkan untuk menciptakan kualitas tinggi perfor- Mance sementara membuktikan keandalan keseluruhan kepada pelanggan. Ini mengikuti prinsip bahwa ketika cacat dihapus, total kualitas ditingkatkan.Metode, Tools & Teknik sangat penting untuk keberhasilan setiap proyek Six Sigma. Six Sigma dapat pernah dicapai dengan menggunakan dua metodologi kunci: Tentukan-Measure-Analyze-Desain-Verifikasi (DMADV) dan Menetapkan-Measure-Analyze-Meningkatkan-Control (DMAIC) -Kedua terinspirasi oleh Deming Plan-Do-check- tindakan Siklus. Setiap tahap resep proyek Six Sigma membutuhkan campuran dari metode ini, alat & teknik. Metodologi Six Sigma yang paling banyak digunakan dikenal sebagai DMAIC untuk perbaikan proses. DMAIC menawarkan metodologi terstruktur dan disiplin untuk memecahkan masalah bisnis dan memungkinkan sebuah bisnis untuk mencapai tingkat ketidaksesuaian sangat rendah . The Six Sigma tool kit mencakup berbagai teknik, terutama dari analisis data statistik dan peningkatan kualitas. Banyak alat kualitas adalah keturunan dari TQM; yang lain lebih baru dan canggih Alat-alat baru akan terus selektif ditambahkan dari disiplin lain, seperti riset operasi

Banyak perusahaan di seluruh dunia telah menerapkan Infrastruktur Teknologi Informasi Perpustakaan (ITIL) sebagai cara untuk mengelola dan mengendalikan Teknologi Informasi (TI) Departemen mereka lebih efektif. Perusahaan-perusahaan ini kini bersedia memperbaiki proses ITIL mereka agar menjadi lebih efisien. Lean Six Sigma adalah metodologi yang telah disarankan sebagai alat untuk menyelesaikan masalah ini, mengurangi biaya dan meningkatkan kualitas. Penerapannya di daerah IT Services menjadi semakin populer di kalangan peneliti dan akademisi dan dapat digunakan untuk melakukan perbaikan ini. Meskipun de- penerapan lean six sigma pendekatan untuk konteks yang berbeda di sektor jasa, penerapan Lean Six Sigma pendekatan dalam pemberian layanan khusus untuk Informasi Tech- nology Service Management (ITSM) sebagian besar masih belum teruji. Tujuan dari makalah ini adalah untuk menerapkan Integrated Lean Six Sigma untuk layanan dukungan aplikasi Software dan mengevaluasi manfaat dari peningkatan pelayanan yang terus-menerus selama ITIL.


LINK : http://file.scirp.org/pdf/JSEA_2014052810404037.pdf

Thursday, December 1, 2016

Trend Sistem/Teknologi Informasi Masa Depan dan Dalam Bisnis

Pada postingan kali ini kita akan membahas tentang Trend Sistem TI masa depan dan Trend Sistem TI dalam bisnis . Silakan dinikmati.

A. Trend Sistem/Teknologi Informasi Masa Depan
1. Ekonomi API
API (Application Programming Interface) adalah sekumpulan perintah, fungsi, dan protokol yang dapat digunakan oleh programmer saat membangun perangkat lunakuntuk sistem operasi tertentu. API memungkinkan programmer untuk menggunakan fungsi standar untuk berinteraksi dengan sistem operasi lain.
Dalam contoh sederhana, dibutuhkan setidaknya ribuan system calls per detik. Oleh karena itu Kebanyakan programmer membuat aplikasi dengan menggunakan Application Programming Interface(API). Dalam API itu terdapat fungsi-fungsi/perintah-perintah untuk menggantikan bahasa yang digunakan dalam system calls dengan bahasa yang lebih terstruktur dan mudah dimengerti oleh programmer. Fungsi yang dibuat dengan menggunakan API tersebut kemudian akan memanggil system calls sesuai dengan sistem operasinya. Tidak tertutup kemungkinan nama dari system callssama dengan nama di API.
 Keuntungan memprogram dengan menggunakan API adalah:
  • Portabilitas. Programmer yang menggunakan API dapat menjalankan programnya dalam sistem operasi mana saja asalkan sudah ter- install API tersebut. Sedangkan system callberbeda antar sistem operasi, dengan catatan dalam implementasinya mungkin saja berbeda.
  • Lebih Mudah Dimengerti. API menggunakan bahasa yang lebih terstruktur dan mudah dimengerti daripada bahasa system call. Hal ini sangat penting dalam hal editing dan pengembangan. 
2. Pemasaran dimensi
Dalam konteks penyusunan strategi, pemasaran memiliki dua dimensi, yaitu Dimensi saat ini dan Dimensi yang akan datang.
Dimensi saat ini berkaitan dengan hubungan yang telah ada antara perusahaan dengan lingkungannya. Sedangkan Dimensi masa yang akan datang mencakup hubungan dimasa yang akan datang yang diharapkan terjalin dengan program tindakan yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut.
Strategi pemasaran adalah rencana pemasaran untuk menentukan pasar dan konsep bauran pemasaran. E.Jerome McCarthy dan StanlYJ.Saphiro mendefenisikan strategi pemasaran sebagai berikut :
"Marketing strategy is a target market and a related marketing mix" (Strategi pemasaran adalah pasar sasaran dan bauran pemasaran yang berhubungan).

Dalam hal ini menurutnya terdapat dua bagian yang saling berhubungan :
1. Pasar sasaran : kelompok konsumen yang relatif sama yang ingin diraih perusahaan
2. Bauran pemasaran : variabel-variabel yang terkontrol yang dilaksanakan oleh perusahaan untuk memuaskan kelompok sasaran.

Inti pemasaran strategis modern terdiri atas tiga langkah pokok yaitu Segmentasi, Penentuan Pasar Sasaran dan Positioning. Ketiga langkah ini sering disebut STP (Segmenting, Targetting, Positioning).
  • Langkah pertama adalah segmentasi pasar, yakni mengidentifikasi dan membentuk kelompok pembeli yang terpisah-pisah yang membutuhkan produk dan / atau bauran pemasaran tersendiri.
  • Langkah kedua adalah penentuan pasar sasaran yaitu tindakan memilih satu atau lebih segmen pasar untuk dimasuki maupun dilayani.
  • Langkah ketiga adalah Positioning yaitu tindakan membangun dan mengkomunikasikan manfaat produk yang istimewa dari produk di dalam pasar.
3. Robot Manusia
Pada zaman yang modern ini pastinya kita sudah tidak asing lagi dengan yang namanya “robot”. Namun bukan robot biasa, melainkan robot manusia. Ya, sekarang memang sudah benar-benar ada robot dengan bentuk fisik manusia dan di program memiliki sifat/sikap seperti manusia . Tentunya robot tersebut itu untuk membantu manusia dalam mengerjakan segala hal. Robot manusia juga biasa di sebut robot humanoid. Sebuah robot humanoid adalah robot otonom yang dapat beradaptasidengan perubahan lingkungan atau dirinya sendiri. Ini merupakan perbedaanutama antara jenis humanoid dan jenis robot.
Dalam konteks, robot humanoid dapat mencakup, antara lain:
  • Dapat merawat dirinya sendiri (seperti pengisian sumber tenaga sendiri)
  • Dapat belajar otonom (belajar atau memiliki kemampuan baru tanpa bantuan dari luar (manusia), menyesuaikan diri berdasarkan lingkungan dan beradaptasi dengan lingkunganyang baru)
  • Dapat menghindari hal-hal yang berbahaya bagi manusia, properti, dan dirinya sendiri
  • Dapat berinteraksi dengan manusia dan lingkungan Seperti robot mekanis lainnya, humanoid mengacu pada komponen dasar sebagai berikut : Sensing (Penginderaan), Actuating, Planning (Perencanaan) dan Controling (Pengendalian). Karena untuk mensimulasikan struktur, perilaku manusia dan sistem otonomi, sebagian besar robot humanoid lebih kompleks dibandingkan jenis robot lainnya.
Kompleksitas ini mempengaruhi semua skala robot (mekanik, ruang, waktu, sistem dan kompleksitas komputasi), tetapi lebih terlihat pada densitas daya dan skala kompleksitas sistem. Hal pertama, robot humanoid tidak cukup kuat bahkan untuk melompat dan ini terjadi karena kekuatan atau perbandingan berat tidak sebaik seperti tubuh manusia. Ada algoritma yang sangat baik untuk beberapa bidang konstruksi robot humanoid, tapi sangat sulit untuk menggabungkan semuanya menjadi satu sistem yang efisien (sistem kompleksitas sangat tinggi). Robot humanoid diciptakan untuk meniru beberapa tugas fisik dan mental yang sama seperti manusia menjalani kehidupan setiap harinya.
 4. Pekerja Teknologi Informasi Bagi Masa Depan
Di masa sekarang ini dimana semuanya dilaksanakan dengan cepat, mudah, efisien serta efektif. Semuanya itu diciptakan untuk memudahkan manusia dalam beraktifitas. Agar semua nya itu dapat dilakasanakan dengan cepat dan efisien diperlukanlah suatu sarana teknologi informasi yang handal.
Informasi yang kita terima dengan cepat, dapat membantu kita untuk segera menentukan langkah-langkah antisipasi dengan cepat pula, sehingga bisnis atau pekerjaan yang kita lakukan tidak sempat mengalami kendala bahkan hingga pada kegagalan.
Teknologi informasi sudah menjadi suatu kebutuhan di masyarakat, baik dalam penemuan-penemuan baru, maupun manfaat-manfaat lain yang berkaitan dengan peningkatan kualitas kehidupan masyarakat. Dapat dilihat sekarang ini, dengan banyaknya ditemukan ide-ide baru yang diperoleh dari informasi, maka dengan adanya hal itu banyak orang beralih dalam berbisnis di dunia Teknologi Informasi.
Bisnis di bidang Teknologi Informasi dirasa cukup menjanjikan dan memiliki prospek yang baik di masa yang akan datang karena saat ini saja hampir seluruh kegiatan manusia menggunakan sarana teknologi informasi.
Namun tidak sedikit orang yang ingin terjun dalam bisnis di bidang teknologi informasi masih ragu dan binggung apa yang harus mereka tekuni dalam bisnis tersebut.
“INC”, salah satu media bisnis terkemuka di Amerika, belum lama ini merilis informasi penting bagi para pebisnis yang ingin mengetahui bisnis yang prospeknya paling menjanjikan hingga lebih dari 10 tahun mendatang. Bisnis yang menjanjikan tersebut adalah:
– Internet Bisnis, data processing dan jasa informasi lainnya
– Sistem komputer dan jasa yang berhubungan dengannya
– Sofware
– Jasa ketenagakerjaan
– Konsultasi: management,science, dan teknis
– Home Health Care
– Jasa penasihat keuangan pribadi
– Jasa perawatan anak
– Seni, hiburan, dan rekreasi
– Film/video
Dari data tersebut, terlihat bisnis pada urutan satu sampai tiga adalah bisnis di bidang teknologi informasi yang paling menjanjikan hingga lebih dari 10 tahun mendatang.
  1. Internet Bisnis, data processing dan jasa informasi lainnya yaitu segala bentuk bisnis yang dilakukan di dunia maya, juga data processing dan jasa informasi lainnya seperti bisnis jasa pada file hosting, cloud computing, web design, dan lain sebagainya.
  2. Sistem komputer dan jasa yang berhubungan dengannya yaitu binis seperti pengembangan perangkat lunak, pengembangan sistem untuk perusahaan seperti ERP (Enterprise Resource Planning) dimana sistem seluruh kegiatan dalam suatu perusahaan dapat diintegrasikan.
  3. Software (perangkat lunak). Hampir sama halnya dengan sistem komputer, bisnis software ini sangat menjanjikan karena dengan semakin berkembang pesatnya dunia teknologi informasi maka dibutuhknannya perangkat lunak untuk membantu manusia dalam menjalankan kegiatannya sehari-hari.
5. Contoh Kasus
Dalam contoh kasus berikut, saya memilih robot manusia. Penciptaan robot yang memiliki bentuk fisik manusia dan dapat berfikir layaknya manusia sekarang sudah tidak asing lagi terutama di Jepang. Jepang merupakan negara yang terus mengembangkan robot-robot dengan teknologi masa kini tersebut. Mereka menciptakan banyak robot dengan sensor ajaib yang mampu menghidupkan robot tersebut agar mampu melakukan banyak hal yang mungkin tidak pernah kita sangka sebelumnya. Negara tersebut bahkan memprediksi jika 20 tahun yang akan datang, bukan tidak mungkin jika hampir separuh pekerjaan di negara mereka akan dilakukan oleh robot-robot mereka. Karena, hingga saat ini banyak perusahaan hingga rumah tangga di Jepang yang menggunakan robot tersebut untuk membantu pekerjaan mereka. Kecerdasan yang dibuat dalam sistem komputer tersebut diperkirakan mampu mengerjakan pekerjaan hingga 49% dari 600 jenis pekerjaan yang ada hingga saat itu. Berikut robot manusia yang sudah di buat oleh jepang :
1. Geminoid
Geminoid dikembangkan oleh profesor Hiroshi Ishiguro dan para rekannya di Osaka University. Dia terlihat sebagai wanita rupawan berusia sekitar 20 tahun yang digambarkan tengah menanti cintanya. Di sektor teknologi, Geminoid memiliki sensor dan dapat menanggapi keadaan di sekitarnya. Dia dapat menggerakkan lengan dan lehernya, serta dapat mengubah ekspresi wajah.
 Penggunaan robot untuk menyapa pengunjung toko dipandang akan umum di masa depan. Sebab lebih praktis dan menarik. Geminoid memang masih terbatas kemampuannya, akan tetapi dia akan makin pintar di masa mendatang
2. HRP-4C
Jepang kembali meluncurkan robot canggihnya yang membuat kagum dunia. Para peneliti di negeri Sakura itu kini memamerkan sebuah robot cantik yang akan berlenggak lenggok di catwalk layaknya supermodel. Sebelumnya sudah ada cikal bakal robot semacam ini. Namun saat itu, bentuknya belum terlalu sempurna untuk berperan sebagai pragawati. Beda halnya dengan robot terbaru ini.
Tidak saja bisa berbicara menyapa para hadirin, robot cantik bernama HRP-4C tersebut juga diprogram sedemikian rupa sehingga gerak gerik tubuhnya mirip dengan model manusia sungguhan. Saat ditampilkan pada khayalak di Tokyo, sang robot tampil dengan senyum mempesona. Bahkan ia nantinya akan tampil juga di sesi khusus perhelatan busana Tokyo fashion show.Menurut para pembuatnya, bentuk si robot terinspirasi dari karakter di komik manga. Dikembangkan oleh National Institute of Advanced Industrial Science and Technology, pengembangan benda canggih itu memakan biaya sampai US$ 2 juta


3. Saya
Inilah hasil penelitian selama 15 tahun yang dilakukan oleh Professor Hirohi Kobayashi dari Tokyo University. Robot yang dinamakan “Saya” ini didaulat mengerjakan tugas-tugas yang biasa dipegang sekretaris.Banyak hal yang sebenarnya “Saya” bisa lakukan selain menjadi seorang sekretaris. Dia bisa menjadi seorang guru, atau bisa juga bekerja sebagai resepsionis dengan didukung kemampuan multibahasa-nya. Bagi yang ingin menghemat pengeluaran untuk karyawan, “Saya” yang diciptakan menyerupai bentuk dan muka layaknya seorang wanita bisa menjadi pilihan yang menjanjikan.
yang datang.

4. Simroid
Orang sering enggan ke dokter gigi karena takut sakit saat giginya dicabut. Karena itu, seorang dokter gigi dituntut peka terhadap rasa sakit pasien. Sebuah robot yang bisa mengekspresikan rasa sakit pun dijadikan alat latihan. Robot bernama Simroid ini menyerupai wanita muda yang menarik, berambut panjang serta mempunyai tinggi 160 cm. 
Kemampuannya, dapat mendengarkan instruksi serta memberi bereaksi dengan suara, gerakkan mata serta tangannya. Simroid sengaja dirancang untuk latihan praktek di sekolah kedokteran gigi. Ia dapat menunjukkan ekspresi ketidaknyamanan dengan mengerutkan dahi ketika tengah dilakukan praktek. Bahkan hebatnya lagi, Simroid juga mampu bilang ‘itu sakit’ dan berteriak ‘ouw’ ketika bor sang dokter gigi mengenai sarafnya.











B. Trend Sistem/Teknologi Informasi Dalam Bisnis
1. Pengertian dan Tujuan Bisnis
  • Pengertian Bisnis
Dalam ilmu ekonomi, bisnis yaitu suatu organisasi yang menjual barang atau layanan pada customer atau bisnis lainnya, untuk memperoleh laba. Secara historis kata bisnis berasal dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang bermakna ” sibuk ” dalam konteks individu, komunitas, maupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan kesibukan serta pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.

  • Tujuan Bisnis
Tiap-tiap bisnis atau perusahaan berupaya mengolah bahan untuk dijadikan produk yang diperlukan oleh pembeli, produk bisa berbentuk barang atau jasa. Tujuan perusahaan membuat produk yaitu untuk memperoleh laba, yaitu imbalan yang didapat oleh perusahaan dari penyediaan suatu produk untuk pembeli.
Pada umunya tujuan didirikannya bisnis atau perusahaan bukan sekedar keuntungan oriented semata, tetapi secara keseluruhan tujuan didirikannya perusahaan mencakup :

  1. Keuntungan
  2. Pengadaan barang atau jasa
  3. Kesejahteraan pemilik faktor produksi serta masyarakat
  4. Full employment
  5. Eksistensi perusahaan dalam jangka panjang
  6. Perkembangan atau pertumbuhan
  7. Prestise serta prestasi

2. Teknologi Informasi dan Dunia Bisnis
Zaman sekarang ini adalah jaman modern, hampir semua hal bisa dilakukan dari rumah, dari mulai membayar semua tagihan baik berupa tagihan telepon, internet, tv berbayar, listrik, pam dan lain-lain, cukup dengan menggunakan m-banking, dan semua bisa dilakukan dengan cara online. Kita tidak dapat memungkiri pentingnya teknologi informasi dalam kehidupan kita. Teknologi informasi (TI) telah menjadi bagian yang sangat penting dalam setiap rencana bisnis. Hampir dari seluruh perusahaan baik skala besar maupun kecil menggunakan Teknologi Informasi, sebagai salah satu aktifitas yang sangat dibutuhkan untuk memberikan peningkatan terhadap layanan bisnis yang mereka kelola.
Teknologi Informasi telah banyak digunakan untuk mendukung proses bisnis yang terjadi pada perusahaan, baik bidang ekonomi maupun perbankan. Dengan hadirnya aplikasi-aplikasi dan layanan e-bussiness, e-commerce, e-banking dan lain-lain. Kebutuhan efisiensi waktu dan biaya menyebabkan setiap pelaku bisnis merasa perlu menerapkan teknologi informasi dalam lingkungan kerja. Penerapan Teknologi Informasi menyebabkan perubahan pada pola kebiasaan kerja. Misalnya penerapan Enterprice Resource Planning (ERP).
Dalam dunia bisnis peranan Teknologi Informasi dimanfaatkan untuk perdagangan secara elektronik atau dikenal sebagai E-Commerce (e-dagang) atau perdagangan elektronik. E-Commerce adalah perdagangan menggunakan jaringan komunikasi internet. E-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dan lain-lain. Selain teknologi jaringan www, e-dagang juga memerlukan teknologi basis data atau pangkalan data (databases), e-surat atau surat elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-dagang ini.
3. Prosedur Pendirian Bisnis, Kontrak Kerja, dan Prosedur Pengadaan
Prosedur Pendirian Bisnis
Berikut ini adalah prosedur-prosedur yang harus dilakukan:
1. Tahapan pengurusan izin pendirian
Bagi badan usaha berskala besar, hal ini menjadi prinsip yang paling penting demi kemajuan dan pengakuan atas perusahaan yang bersangkutan. Hasil akhir pada tahapan ini adalah sebuah izin prinsip yang dikenal dengan Letter of Intent yang dapat berupa izin sementara, izin tetap hingga izin perluasan.
2. Tahapan pengesahan menjadi badan hukum
Tidak semua badan usaha harus berbadan hukum. Akan tetapi, setiap badan usaha yang memang dimaksudkan untuk ekspansi atau berkembang menjadi berskala besar, maka hal yang harus dilakukan untuk mendapatkan izin atas kegiatan yang dilakukannya tidak boleh mengabaikan hukum yang berlaku. Izin yang mengikat suatu bentuk badan usaha tertentu di Indonesia memang terdapat lebih dari satu macam.
3. Tahapan penggolongan menurut bidang yang dijalani
Badan usaha dikelompokkan berdasarkan jenis bidang kegiatan yang dijalani. Berkaitan dengan bidang tersebut, maka setiap pengurusan izin disesuaikan dengan departemen yang membawahinya seperti kehutanan, pertambangan, perdagangan, pertanian, dan sebagainya.
4. Tahapan mendapatkan pengakuan, pengesahan dan izin dari departemen lain
Departemen tertentu yang berhubungan langsung dengan jenis kegiatan badan usaha akan mengeluarkan izin. Namun, diluar itu, badan usaha juga harus mendapatkan izin dari departemen lain yang pada nantinya akan bersinggungan dengan operasional badan usaha, misalnya Departemen Perdagangan mengeluarkan izin pendirian industri yang berupa SIUP.
Kontrak Kerja
Defini kontrak kerja adalah suatu bentuk perjanjian kerja antara karyawan dan perusahaan.
Adapun isi kontrak kerja yaitu, hak dan kewajiban karyawan dan perusahaan selama terikat hubungan kerja, yang ditandai dengan penandatanganan kontrak kerja tersebut oleh pimpinan perusahaan dan karyawan.
Terdapat 3 sistem kontrak kerja, yaitu:
Perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT), karyawannya biasa disebut dengan karyawan kontrak. Lamanya kontrak 3 bulan, 6 bulan, atau 1 tahun. Masa kontrak bisa diperpanjang dengan maksimal 2 tahun.
Perjanjian kerja waktu tidak tertentu (PKWTT), karyawan dengan kontrak ini disebut dengan karyawan permanent (tetap). Perjanjian kerja yang dibuat bersifat tetap. Pada kontrak kerja ini, karyawan bisa langsung menjadi tetap/permanent atau melalui masa percobaan kerja (probation) untuk paling lama 3 (tiga) bulan. Setelah lulus masa percobaan, karyawan tersebut baru bisa menjadi karyawan tetap.
Untuk kontrak kerja melalui outsourcing, anda akan mengikuti hak dan kewajiban perusahaan outsorcing, walaupun nantinya anda akan disalurkan ke perusahaan yang menjadi klien perusahaan outsourcing, sehingga perjanjian yang dibuat adalah perjanjian tidak langsung dengan tempat anda ditugaskan untuk bekerja. Sedangkan untuk kontrak kerja langsung dengan perusahaan, anda mengikuti hak dan kewajiban perusahaan tersebut.
Prosedur Pengadaan
Prosedur pengadaan terdiri dari prosedur pengadaan tenaga kerja dan prosedur pengadaan barang dan jasa.
A. Prosedur Pengadaan Tenaga Kerja
Prosedur pengadaan tenaga kerja terdiri dari:
1. Perencanaan Tenaga Kerja 
Perencanaan tenaga kerja adalah penentuan kuantitas dan kualitas tenaga kerja yang dibutuhkan dan cara memenuhinya. Penentuan kuantitas dapat dilakukan dengan dua cara yaitu, time motion study dan peramalan tenaga kerja. Sedangkan penentuan kualitas dapat dilakukan dengan Job Analysis. Job Analysis terbagi menjadi 2, yaitu Job Description dan Job Specification/Job Requirement. Tujuan Job Analysis bagi perusahaan yang sudah lama berdiri, yaitu untuk reorganisasi, penggantian pegawai, dan penerimaan pegawai baru.
2. Penarikan Tenaga Kerja
Penarikan tenaga kerja diperoleh dari 2 sumber, yaitu sumber internal dan sumber eksternal. Sumber internal yaitu menarik tenaga kerja baru dari rekomendasi karyawan lama dan nepotisme, berdasarkan sistem kekeluargaan, misalnya mempekerjakan anak, adik, dan sebagainya. Keuntungan menarik tenaga kerja dari sumber internal yaitu lowongan cepat terisi, tenaga kerja cepat menyesuaikan diri, dan semangat kerja meningkat. Namun, kekurangannya adalah menghambat masuknya gagasan baru, terjadi konflik bila salah penempatan jabatan, karakter lama terbawa terus, dan promosi yang salah mempengaruhi efisiensi dan efektifitas. Tujuan menarik tenaga kerja dari sumber internal adalah untuk meningkatkan semangat, menjaga kesetiaan, memberi motivasi, dan memberi penghargaan atas prestasi.
Sumber eksternal yaitu menarik tenaga kerja baru dari lembaga tenaga kerja, lembaga pendidikan, ataupun dari advertising, yaitu media cetak dan internet. Keuntungan menarik tenaga kerja dari sumber eksternal adalah dapat meminimaslisasi kesalahan penempatan jabatan, lebih berkualitas dan memperoleh ide baru/segar. Namun kekurangannya adalah membutuhkan proses yang lama, biaya yang cukup besar, dan rasa tidak senang dari pegawai lama. Tujuan menarik tenaga kerja dari sumber eksternal adalah untuk memperoleh gagasan/ide baru dan mencegah persaingan yang negatif.
3. Seleksi Tenaga Kerja
Ada 5 tahapan dalam menyeleksi tenaga kerja, yaitu seleksi administrasi, tes kemampuan dan psikologi, wawancara, tes kesehatan dan referensi (pengecekan). Terdapat dua pendekatan untuk menyeleksi tenaga kerja, yaitu :
Succecive Selection Process adalah seleksi yang dilaksanakan secara bertahap atau sistem gugur.
Compensatory Selection Process adalah seleksi dengan memberikan kesempatan yang sama pada semua calon untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi yang telah ditentukan.
4. Penempatan Tenaga Kerja
Penempatan tenaga kerja adalah proses penentuan jabatan seseorang yang disesuaikan antara kualifikasi yang bersangkutan dengan job specification-nya. Indikator kesalahan penempatan tenaga kerja yaitu tenaga kerja yang tidak produktif, terjadi konflik, biaya yang tinggi dan tingkat kecelakaan kerja tinggi.
B. Prosedur Pengadaan Barang dan Jasa
Berdasarkan Keppres No. 80/2003 tentang Pedoman Pengadaan Barang dan Jasa terdapat beberapa metode pemilihan serta sistem penilaian kompetensi penyedia barang dan jasa. secara umum jenis-jenis metode pemilihan penyedia barang dan jasa, yang antara lain:
Metode Pelelangan Umum merupakan metoda pemilihan penyedia barang/jasa yang relatif banyak dilakukan. Pelelangan umum dilakukan secara terbuka dengan pengumuman secara luas melalui media massa dan papan pengumuman resmi untuk penerangan umum, sehingga masyarakat luas dunia usaha yang berminat dan memenuhi kualifikasi dapat mengikutinya.
Pelelangan Terbatas terbatas dilakukan, jika pelelangan umum sulit dilaksanakan karena penyedia barang/jasa yang mampu mengerjakan diyakini terbatas dan pekerjaannya kompleks, maka dilakukan pelelangan terbatas. Pelelangan terbatas diumumkan secara luas melalui media massa dan papan pengumuman resmi dengan mencantumkan penyedia barang/jasa yang telah diyakini mampu, guna memberi kesempatan kepada penyedia barang/jasa lainnya yang memenuhi kualifikasi.
4. Aplikasi Bisnis
Aplikasi bisnis yaitu suatu aplikasi komputer atau perangkat lunak komputer untuk menunjang kegiatan bisnis suatu perusahaan. aplikasi ini kebanyakan digunakan untuk bisnis lewat media internet.
Pada dasarnya teknologi informasi (aplikasi bisnis salah satunya) dapat dan memang sebaiknya dimanfaatkan oleh pelaku usaha untuk membuat usahanya semakin efisien, dan mendorong usaha tersebut memiliki daya saing yang lebik dibanding usaha lainnya. Beberapa manfaat yang bisa dirasakan pelaku usaha diantaranya adalah :
  • Pemasaran bisa lebih luas dan murah (internet marketing)
  • Perubahan desain bisa disimulasikan/dicoba coba dulu tanpa takut rusak, kehabisan bahan, dll (Photoshop, paint, dll)
  •  Promosi bisa lebih menarik
  • Pengelolaan keuangan lebih cepat dan mengurangi risiko penyelewengan (aplikasi akuntansi)
  • Berbagai Informasi pelanggan bisa disimpan
  • Pelayanan bisa lebih cepat, contoh dengan barcode, kasir tidak perlu lagi mengetik kode barang
  • Prediksi penjualan bisa dilakukan
  • Dan masih banyak lagi
Namun demikian, memang tidak semua usaha harus menggunakan bantuan teknologi informasi tersebut, paling tidak jika :
  • Skala usaha masih terlalu kecil (meskipun banyak juga usaha kecil menjadi cepat besar karena memanfaatkan teknologi ini)
  • Biaya yang diperlukan lebih besar dari keutungan yang bisa diperoleh
  • Tidak ada SDM/karyawan yang bisa mengurus atau menanganinya
  • Karakteristik produk yang tidak mungkin dipasarkan secara umum
Lepas dari hal tersebut di atas, ada beberapa aplikasi yang bisa digunakan oleh pelaku usaha untuk mempermudah megelola usahanya. Disamping tidak perlu membeli (karena ada versi yang gratis), aplikasi tersebut juga relatif mudah digunakan. Beberapa aplikasi tersebut diantaranya adalah :
1. QSB
Aplikasi ini bermanfaat untuk membantu pelaku usaha dalam hal :
• Meramalkan nilai penjualan di masa yang akan datang dengan berbagai metode dan pendekatan
• Menentukan jumlah produksi yang paling ‘pas’ dan perubahan yang diijinkan
• Pembagian tugas karyawan yang paling efisien
• Menentukan lokasi usaha yang paling optimal
• Menentukan alokasi pengiriman barang
• Menyelesaiakan masalah antrian yang terjadi
• Dan masih banyak lagi
2. QM for Windows
Aplikasi ini manfaatnya sama dengan aplikasi QSB di atas, namun versi gratisnyasudah tersedia di internet, hanya saja tidak semua fasilitas bisa digunakan.
3. Invest
Aplikasi ini bermanfaat untuk pelaku usaha yang memiliki dana mengganggur dan ingin diinvestasikan ke surat berharga (Investasi ini tidak monopoli pengusaha dengan dana besar, UMKM pun bisa). Denga aplikasi ini, pelaku usaha akan dibantu menempatkan dana menganggurnya dengan pertimbangan-pertimbangan yang lebih bisa dipertanggung jawabkan.
4. CDP
Aplikasi ini sangat bermanfaat bagi pelaku usaha yang sering dihadapkan pada banyak pilihan, ketika akan memutuskan sesuatu, misalnya :
• Mesin dengan merk apa yang akan dipilih
• Jenis transportasi apa yang akan dipakai untuk mengirim barang
• Pemasok mana yang akan dipilih
• Bentuk dan bahan kemasan yang akan digunakan, dll
Dengan aplikasi ini, pelaku usaha akan dibantu menentukan pilihan yang paling memungkinkan (baik), diantara berbagai alternatif pilihan yang ada.
5. OpenOffice
Aplikasi ini menjadi pilihan apabila pelaku usaha ingin membuat dan mencetak berbagai dokumen usaha (surat penawaran, daftar barang, dll). Dengan aplikasi ini pula pelaku usaha bisa membuat anggaran, mengevaluasi kinerja/hasil usaha. Pelaku usaha juga bisa melakukan presentasi dengan lebih menarik dengan bantuan aplikasi ini, dan beberapa manfaat penting lainnya.
5. Proses dan Strategi Pengembangan Bisnis TI
Proses Pengembangan Bisnis TI
Ada beberapa cara yang dapat membantu kita dalam mengembangkan solusi maupun strategi , yaitu dengan proses penyelesaian masalah yang disebut dengan pendekatan system (the system approach). Pendekatan system ini diterapkan untuk pengembangan solusi system terhadap masalah bisnis, maka hal yersebut disebut dengan pengembangan system informasi (information system development) atau pengembangan aplikasi (application development).
Pengembangan aplikasi dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi dan system e-business yang dapat memenuhi kebutuhan bisnis perusahaan, karyawan, dan pihak-pihak lain yang berkepentingan terhadap perusahaan (stakeholder).
Strategi Pengembangan Bisnis TI
Implementasi adalah langkah yang vital dalam pengembangan teknologi informasi untuk mendukung karyawan, pegawai, pelanggan, dan pihak-pihak yang berkepentingan lainnya. Ada beberapa tantangan implementasi dan strategi yang terlibat dalam pengelolaan dan perbaruan system bisnis.
Aktivitas Implementasi dapat dibagi menjadi 5 , yaitu :
· Pembelian hardware,software,dan layanan
· Pengembangan atau modifikasi software
· Konversi data
· Pelatihan pemakai akhir
· Konversi :Paraller, Percontohan, Bertahan, Langsung
Proses implementasi biasanya memerlukan usaha manajemen proyek (project management) dari para manajer unit bisnis. Mereka harus mendukung rencana proyek yang mencakup tanggung jawab kerja, jadwal, tahap-tahap utama dari pengembangan dan anggaran keuangan.
6. Aturan e-business Pada Bisnis
Bisnis berasal dari kata business yag kata dasarnya busy yang berarti sibuk. Dalam arti yang lebih luas bisnis dapat disimpulkan sebagai kegiatan yang dilakukan oleh individu dan sekelompok orang (organisasi) yang menciptakan nilai melalui penciptaan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan melalui sebuah transaksi. Sedangkan E-Business merupakan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi oleh organisasi, individu, atau pihak-pihak terkait untuk menjalankan dan mengelola proses bisnis sehingga dapat memberikan keuntungan yag berupa keamanan, fleksibilitas, integrasi, optimasi, efisiensi, dan peningkatan produktivitas dan profit.
 Dari pengertian diatas kita dapat mengetahui bahwa E-business merupakan suatu alat/media/ sumber daya yang digunakan untuk menjalankan proses bisnis. E-Business biasanya berkaitan dengan teknologi informasi dan komunikasi, computer ( data yang telah terkomputerisasi) dan internet. Agar dalam menjalankan E-Business dapat berjalan dengan baik terdapat aturan yang harus kita ketahui dan jalankan.
Aturan E-Business pada Bisnis :
1. Komunikasi
Yang dimaksud dengan komunikasi adalah adanya fasilitas atau media yang memungkinkan terjadinya pertukaran informasi, layanan, transaksi elektronik (pemesanan dan pembayaran secara elektronik) dan perpindahan barang dari penjual ke pembeli. Media komunikasi yang memadai yang bisa mempertemukan pelaku e-Business menjadi syarat utama terselenggaranya.

2. Komersial (Perdagangan)
Sisi komersial yang disyaratkan pada e-Business adalah adanya sistem untuk melakukan transaksi online mulai dari promosi barang, pemesanan barang, pembayaran dan pengiriman barang. Pembeli barang memesan barang tidak memerlukan melihat barang secara langsung tetapi melalui gambar atau spesifikasi yang tercantum dalam website. Sedangkan untuk pemesanan, sistem shopping online terhubung dengan sistem inventory untuk mengetahui stock barang sehingga barang yang dibeli memang ada. Untuk pembayaran, sistem shopping online harus terhubung dengan otoritas pembayaran misalnya bank atau penyedia kartu kredit agar nilai yang dibayarkan oleh pembeli berasal dari alat pembayaran yang sah dan memiliki nilai yang cukup.

3. Proses Bisnis
Setiap pelaku e-Business yang ingin melalukan transaksi elektronik dan mendapatkan manfaat semaksimal mungkin dari e-Business harus melakukan optimalisasi proses bisnis internal dengan memanfaatkan teknologi informasi agar aliran informasi, transaksi, maupun lama pengiriman barang menjadi dipersingkat, biaya transaksi menjadi lebih ekonomis jika dibandingkan dengan perdagangan yang dilakukan secara tradisional.

4. Layanan
Bagi setiap institusi yang menjadi pelaku e-Business, penggunaan teknologi informasi dan internet seharusnya menjadikan layanan ke customer menjadi lebih baik, lebih ekonomis, dan lebih terjangkau. Misalnya, dimensi barang yang ditawarkan beserta spesifikasinya bisa diperiksa lebih seksama sebelum dibeli (diakses melalui website), tidak diperlukan toko secara fisik, dan bisa diakses dari mana saja dengan menggunakan internet. Bahkan dengan sistem informasi, customer bisat dilayani secara khusus dan personal karena data-data aktifitas customer direkam dan bisa dilakukan analisis untuk meningkatkan pelayanan.

5. Learning
Untuk meningkatkan awareness baik diantara pengguna maupun pelaku e-Business, proses edukasi sangat penting agar semakin banyak anggota masyarakat yang menyadari manfaat dan kelebihan dari transaksi online. Perbedaan dengan transaksi tradisional adalah pembeli dan penjual tidak perlu belajar sebelum melakukan transaksi sedangkan transaksi online karena pengguna maupun pelaku tidak berhadapan dengan manusia tetapi dengan mesin computer maka diperlukan proses edukasi agar mereka bisa menggunakan fasilitas atau media transaksi dengan lancar.

6. Kolaborasi
Satu siklus transaksi online antara penjual dan pembeli melibatkan stakeholder lain yang harus berkolaborasi untuk menyelesaikan transaksi tersebut. Pada saat pembayaran maka akan terjadi kolaborasi antara penyedia shopping online dengan bank atau penyedia kartu kredit untuk menyelesaikan proses pembayaran. Setelah dibayar maka terjadi kolaborasi antara penyedia shopping online dengan gudang, dan jasa pengiriman barang untuk mengantarkan barang sampai ke pembeli. Pihak lain yang juga terlibat adalah pihak asuransi untuk melakukan penjaminan transaksi maupun atas barang yang dikirim. Kolaborasi yang terjadi dalam e-Business.

7. Komunitas
Dalam dunia maya (world wide web) komunitas merupakan salah satu indikator untuk mengukur aktifitas pengguna. Dalam e-Business, komunitas merupakan media yang cukup penting untuk belajar dan memperbaiki diri secara terus menerus baik dari sisi pelaku maupun pengguna dalam hal produk, layanan, maupun mekanisme transaksi.